Showing posts with label MyCatStory. Show all posts
Showing posts with label MyCatStory. Show all posts

Selamat Ulang Tahun ke-4, Kucing Bella!

| [4 Komentator]


👽 ALIEFNK.com | Pacitan 🐺 - Tepat tanggal 5 April 2013 (menurut informasi di buku vaksin), Bella, kucing kesayanganku dilahirkan. Berarti, tahun ini Bella The Cat sudah berusia 4 tahun. Hampir saja Bella tak bisa menyentuh umur tersebut. FYI, akhir tahun kemarin Bella The Cat terkena virus Panleu yang menyebabkan dia kejang-kejang dan tidak nafsu makan. 4 hari dirawat di klinik hewan, alhamdulillah Bella The Cat dinyatakan sembuh dan boleh dibawa pulang. Bersyukur sekali Bella The Cat selamat dari maut karena virus tersebut sangat ganas. Kemungkinan hidup bisa mencapai 50:50. Ngeri!

Ah, sayang kamu, Bell. Sehat terus yaaa. Jangan nakal juga. 🤗🐈💕🎂🎉


Sepi Tanpamu

| [0 Komentator]
Sepi Tanpamu

To: Felix The Cat

Dear, Felix.

Apa kabarmu di alam sana, cah ganteng?

Aku kangen dengan kenakalan-kenakalan kecilmu, Lix. Spraying dimana-mana (sampai rumah ber-"aroma terapi'), pipis sembarangan (kamu tutupi dengan cara menggosok-gosokkan kakimu ke pipismu agar tersamarkan), pipis di tumpukan baju (baunya manjing/tidak hilang meski dicuci berkali-kali), ngaor-ngaor nyari kucing betina di luar (atau kadang nantangin pejantan lain, pulang-pulang dekil dan luka di sana-sini), hingga uber-uber si Bella buat dikawinin (Bella gak mau, kamu kena tampol).

Yang bikin aku heran, ketika malam hari kamu ngaor-ngaor alias mengeong keras khas kucing jantan birahi, tidak ada tetangga yang mengusirmu atau melemparimu atau menyakitimu. Padahal kamu sukanya ngaor-ngaor di bawah mobil punya pak polisi, yang punya anak bayi pula. Aku takutnya kamu ditembaki karena mengganggu kesunyian malam. Ternyata tidak ada satu pun protes dari tetangga. Kini, malam-malam di sekitar rumahku jadi sepi dan sunyi.

Tetapi aku paling kangen manjanya kamu. Kamu selalu mendekat ketika ada yang memanggilmu, mengusuk-usukkan kepalamu ke kaki, ngglibet. Tidur pun kamu maunya di atas, baik di kursi atau di kasur, itu pun tidurmu gaya pusing pala barbie. Juga setiap pagi kamu naik ke kasur, meong-meong kecil membangunkanku untuk minta makan. Etapi abis makan, biasanya kamu langsung menghilang begitu saja, tanpa jejak. Bhahak.

Setahun sudah kamu meninggalkanku, meninggalkan semua yang menyayangimu. Sakit kencing batu telah merenggut nyawamu. Seandainya tersirat di fikiran untuk mensteril kamu, aku yakin kamu masih hidup sampai sekarang. Aku merasa sangat menyesal. Kamu datang dengan tubuh yang besar, kekar dan sehat, "pulang" dengan cara cukup mengenaskan. Namun, semua sudah terjadi. Aku ikhlas. Kini kamu sudah bermain di rainbow bridge dengan saudara kembarmu, Chloe, yang lebih dulu mendahuluimu.

Warm regards,
Your Lovely Family


📌 Tag: #30HariMenulisSuratCinta Hari ke-28

Pindah Tempat

| [0 Komentator]
Pindah Tempat

To: Bella The Cat

Dear, Bella.

Kala pagi menjelang, aku terbangun tidur dan langsung melihat ke kardus tempat kamu menyusui anak-anakmu. Kardus aku tarik dari kolong tempat tidur, kok terasa enteng ya. Begitu terlihat, kosong! Aku panik, keluar kamar, kemudian tanya bapak yang sudah bangun duluan. Katanya d'kids diboyong ke kamarnya. Aku tengok kolong tempat tidur tidak ada. Eee~ ternyata kamu n d'kids sedang kruntelan di sisi lemari.

Segera aku mengelus kamu dan d'kids. Kamu pun mengeong pelan seakan berkata, "aku pindah ke sini, kak". Ya sudah sih gpp, mungkin di tempat itu lebih adem dan aman buat d'kids. Hvft, pagi-pagi sudah bikin kaget aja kamu. Takutnya d'kids kamu pindah ke tempat yang kotor dan tak terjangkau. Repot memang mengurusi kucing-kucing krucil, tapi sangat menyenangkan. ({})

Sehat terus ya, kamu n d'kids. Sayang kalian. :*

Warm regards,
Your Lovely Family.

📌 Tag: #30HariMenulisSuratCinta Hari ke-26

Kucing dalam Kardus (Part 2)

| [0 Komentator]
Kucing dalam Kardus (Part 2)

To: Bella The Cat

Dear, Bella.

Alhamdulillah, akhirnya muncul juga anak-anakmu ke dunia fana ini, Bel. Kali ini adalah lahiran ketigamu. Terhitung ada 4 kitten yang kamu lahirkan semalam (22-02-2016). 1 warna jeruk (kuning/orange) dan 3 warna gosong alias hitam. Haha. Pengennya setelah ini kamu mau aku steril saja. Gak apa-apa kan, Bel? Kasihan kalau kamu kebanyakan beranak, kesehatanmu itu lho.

Jam sebelas malam, kamu meong-meong terus. Aku lihat 'itu'-mu, sudah keluar cairan (mungkin ketuban atau apalah, aku cuma bidan gadungan, dadakan). Aku masukin kamu ke kardus yang tempo hari aku siapin (baca lagi: Kucing dalam Kardus). Kamu pun mulai ngeden-ngeden di kardus, sampai ngos-ngosan. Tapi kok gak keluar-keluar, pikirku. Aku lihat lagi 'itu'-mu, ternyata yg nongol duluan adalah buntut!!! Aku panik dong, Bel. Belum pernah menangani kucing lahir sungsang. Mau tanya-tanya via SMS ke owner kamu sebelumnya, tidak dibalas. Googling juga gak nemu. Mau ke dokter hewan, tapi udah tengah malam, iya kalau anak orang, ada alasan urgent. Aku kudu piye, Bel?

Aku cuma bisa pasrah sambil berdoa, sembari elus-elus perutmu. Ciyan bingits kucing seunyu kamu ngos-ngosan sampai melet-melet kayak guk-guk. Hingga sekitar pukul dua belas lebih beberapa menit, si kitten sungsang warna jeruk bisa keluar juga. Langsung aku bersihin area muka, terutama hidungnya biar bisa bernafas. Tak lama, kiten-kiten lain lahir dengan lancar dan normal. Jam satu, tugasku sebagai bidanmu pun tuntas. Satu-per-satu kitten aku bersihin, langsung pegang pakai tangan. Aku sodorin ke kamu yang masih kecapekan di dalam kardus, langsung kamu sambut dengan jilatan-jilatan sayang. Mereka pun rebutan nyusu ke kamu sepuasnya. Kamu memang pinter ngurusin anak. Jadi, kata siapa anak kucing yang sudah dipegang pakai tangan, induknya gak mau ngurusin, jilat dan nyusuin? Itu cuma MITOS. Ya kan, Bel?

Tak sia-sia aku begadang bantuin kamu lahiran. Semoga kamu n d'kids sehat selalu ya, Bel. :*

Warm regards,
Your Nurse, Your Lovely Family.

PS: ada yang berminat nyumbang nama keren buat d'kids? :)


📌 Tag: #30HariMenulisSuratCinta Hari ke-23

Kucing dalam Kardus

| [4 Komentator]
Kucing dalam Kardus

To: Bella The Cat

Dear, Bella.

Makin hari, makin besar saja perutmu. Aku jadi seneng gendong kamu sambil pegangin perutmu, elus-elus perutmu. Terasa ada bulet-bulet dan gerak-gerak gitu. Gemes. :3

Sepertinya waktu lahiranmu semakin dekat. Aku sekarang bagaikan bapak siaga (calon suami yang baik?). Aku sudah siapkan sebuah kardus besar, hasil minta ke minimarket sebelah. Tapi kamu belum mau masuk ke kardus sendiri. Begitu aku masukin kardus, kamu buru-buru mencolot keluar. Padahal kamu itu selalu pasang ekspresi lucu kalau lagi di dalam kardus. :))

Aku siap membantumu melahirkan anak-anakmu. Karena umumnya kucing pesek-gondrong kurang pinter dalam urusan melahirkan dan merawat anak. Tetapi kamu beda, di lahiranmu kedua kemarin (yang pertama di rumahku), kamu termasuk pinter merawat anak. Anakmu yang aku pegang langsung pakai tangan pas lahiran pun kamu masih mau jilat-jilat dan menyusuinya. Gak seperti kata orang-orang. Myth.

Ah, aku makin tak sabar menunggu kelahiran anak-anakmu yang lucu dan unyu, Bel. ({})

Warm regards,
Your Lovely Family.

📌 Tag: #30HariMenulisSuratCinta Hari ke-17

Aku Sayang Kamu, Bel~

| [0 Komentator]
Aku Sayang Kamu, Bel~

Hai, Bella.

Di awal tahun 2016 ini, tak terasa satu setengah tahun sudah kita bersama. Kala itu, ketika kamu baru pertama kali menjejakkan kaki mungilmu di rumahku, aku langsung jatuh cinta kepadamu. Sepertinya kamu pun begitu, terbukti kamu langsung mau mendekatiku. [Backsound: "Ku rasa ku tlah jatuh cinta, pada pandangan yang pertama~ (RAN - Pandangan Pertama)] Pandangan matamu dan tingkah lakumu nan manja, seakan menghipnotisku untuk selalu dekat denganmu, membelaimu dengan penuh rasa sayang. Memang wajar kalau kamu diberi nama Bella yang bisa diartikan cantik.

Sungguh, aku sangat bersyukur sudah dititipin kamu, Bel. :)

Salam hangat,
Manusia yang menyayangimu. :*


📌 Tag: #30HariMenulisSuratCinta Hari ke-1

[#Pacitan] Cats Care Day 2015

| [8 Komentator]
[#Pacitan] Cats Care Day 2015

👽 ALIEFNK.com | Pacitan 🐺 - Salam Veteriner.................
Diberitahukan buat Cat Lover di Kota PACITAN ....
Kami akan mengadakan kegiatan charity buat kucing2 di Pacitan dalam acara #CATS CARE DAY 2015#.
Adapun bentuk kegiatannya adalah
- Pengobatan
- Pemberian anti parasit (endo maupun ekto)
- Konsultasi
- Potong kuku
- Pembersihan telinga.
GRATISSS......!!!!!!!!
Acaranya hari Minggu 6 September 2015 pukul 07.00-13.00
Di Arizona praktek petshop grooming
Jalan Patimura No 04 PACITAN
Pasien akan dilayani oleh
drh. Alek Arisona (no hp 087751769266)
drh. Hanshi Nanda (no Hp 082330194733)
please share........THX

Sumber:
https://www.facebook.com/arizona.alek
https://www.facebook.com/groups/Pacitancatlovers/


[#MyCatStory] Per-kimpoi-an #Boy dan #Bella

| [8 Komentator]

👽 ALIEFNK.com | Pacitan 🐺 - Bukan, ini bukan cerita dewasa (bulan puasa (dan seterusnya) dilarang mesum). Bukan pula Boy yang terkenal macam Catatan Si Boy ataupun Boy William. Apalagi Bella, bukan Bella Sophie, Laudya Cintya Bella, maupun WWE Divas The Bella Twins (Nikki & Brie Bella). Aku hanya akan bercerita mengenai kucing betina kesayangan, Marrimar Isabella, yang biasa dipanggil Bella. Cukup lama juga tak ada cerita tentang Bella The Persian Cat.

Awal bulan Juni 2015 ini, yang aku harapkan dari Bella akhirnya datang juga. Yups, aku berharap Bella segera masuk 'masa birahi'. Hampir satu tahun setelah kedatangan Bella ke rumah, aku belum melihat tanda-tanda birahi pada kucingku itu. Memang sih, sewaktu sampai rumah, sekitar pertengahan Juli tahun lalu, Bella sudah dalam keadaan hamil dan berujung pada kelahiran 4 baby kitten di penghujung bulan Agustus 2014. Padahal biasanya, kucing akan memasuki siklus birahi 2-3 bulan pasca melahirkan. Namun tidak dengan Bella. Atau mungkin dia...sudah terlalu lama sendiri, sudah terlalu lama Bella asyik sendiri. :p #curcol

Ciri-ciri kucing betina birahi antara lain: berisik (ngeang-ngeong), guling-guling nackal, manja. Bella pun begitu. Kesempatan bagus nih untuk mendapatkan 'cucu' dari Bella lagi. FYI, sebelumnya Bella sudah proven dua kali, masing-masing 4 kitten. Aku pun segera mengontak seorang teman untuk mencarikan pinjaman kucing jantan. Temanku menyarankan agar Bella dijodohkan dengan Boy, kucing Persian juga. Yang unik dari Boy, dia memiliki bulu berwarna abu-abu (black smoke) dan berbadan besar. Mirip sekali dengan kucing ras British Short Hair/BSH, tetapi dengan bulu yang panjang khas ras Persian. Bisa dikata Boy adalah BSH KW lokal. Haha.

Aku ambil si Boy di rumah temannya temanku. Begitu sampai rumah, Boy langsung aku masukkan kandang dan aku dekatkan Bella. Seperti seharusnya, mereka berdua saling menggeram (Bahasa Jawa: nggereng). Wajar, karena belum pernah bertemu dan berusaha mengenal satu-sama-lain. Dan aku pun mendapatkan 'salam kenal' juga dari si Boy, yaitu dia pup dan pee di kandangnya. Baunyaaa~ Hvft, aroma terapi khas kucing jantan. :p

Masuk waktu Magrib, aku beranikan diri menyatukan Bella dan Boy di satu kandang. Lucunya, yang sebelumnya saling menggeram, jadi 'tabok-tabokan' mesra, dan diakhiri dengan tidur saling membelakangi (macam pasutri yang saling tuduh telah selingkuh). Sampai malam, aku perhatikan mereka berdua masih malu-malu kucing, meong meong meong. Biarin aja lah, biar saling mengenal, begitu pikirku.

Keesokan paginya, Bella mencoba menarik perhatian Boy dengan melakukan gulingan erotisnya di depan si Boy, namun Boy tampaknya masih cuek-cuek aja tuh. Oh ya, sepertinya Boy ini memang belum jadi pejantan tangguh alias belum pernah kimpoi. Lumayan nih Bella dapat kucing berondong. Haha. Aku hampir saja putus asa atas kepolosan Boy, takutnya dia gak mau ngimpoi Bella sampai Bella habis masa birahinya. Aku kudu piye, gaes? Masa' harus kasih contoh, atau setidaknya disetelin video kucing lagi kimpoi di Yutub? -.-"

Tapi tak dinyana tak dikira, sore hari ketika mereka berdua aku kandangin, naluri kejantanan Boy muncul juga dan mau menaiki Bella. Aku segera lari mengambil ponsel dan mengabadikan kejadian yang diinginkan tersebut. Hanya saja, Boy terlihat masih kaku ketika ber-kimpoi dengan Bella. Beda dengan pejantan tangguhku dulu, si Felix, yang sukses dua kali menghamili Bella. Alhamdulillah, sampai dua hari berikutnya, Boy makin agresif memuaskan birahi Bella. Entah berapa kali per-kimpoi-an Boy dan Bella terjadi.

Setelah dua hari itu, birahi Bella tuntas lunas. Bella kembali menjadi kucing yang manis, tanpa suara ngeong (sampai dikata kucing bisu). Cuma konyolnya, gantian Boy yang terlihat birahi. Berkali-kali Boy mencoba menggigit dan menaiki Bella untuk di-kimpoi. Bella yang birahinya sudah mereda, langsung memberikan tabokan bertubi-tubi ke Boy sebagai tanda penolakan. Asli, lucuk! :)) Seminggu di rumah, Boy bagaikan soulmate baru Bella, menggantikan Felix yang telah tiada. Tiap bertemu pandang, mereka akan saling endus-endus dan usuk-usuk hidung. Ciyeeeh~ Sayangnya kemesraan mereka berdua harus berakhir karena aku berkewajiban mengembalikan Boy kepada pemilik sahnya. :'(

Semoga Bella hamil dan aku akan mentahbiskan Boy sebagai pejantan tangguh! Doakan ya temans. Soalnya ada rencana kalau Bella beneran hamil, nanti setelah lahiran si Bella mau aku steril. Biar panjang umur, sehat selalu, dan pastinya tidak takut kebobolan kalau dilepas main bebas. :)



Baca juga:
- [#MyCatStory] Welcome New Home, Bella - Felix!
- [#MyCatStory] Bella's Kids Meet World!
- [#MyCatStory] Bella: Mereka Bilang Aku Kucing Angora
- [#MyCatStory] R.I.P. Felix | 14 Februari 2015
- [#MyCatStory] Yey, #Bella Sudah Vaksin (Tahun) Kedua | 16/03/15
- [#MyCatStory] #Bella's 2nd Anniversary | 5/4/2013-5/4/2015

[#MyCatStory] #Bella's 2nd Anniversary | 5/4/2013-5/4/2015

| [3 Komentator]

👽 ALIEFNK.com | Pacitan 🐺 - Hai semua. Apa kabar? Masih ingat Bella kan? Bukan, bukan Bella yang di film The Twilight Saga. Bella yang aku maksud adalah kucing betina ras Persian kesayangan. Coba deh baca di SINI. Sedikit flashback, Bella sebelumnya merupakan kucing peliharaan seorang teman di Malang. Dia punya pasangan seekor kucing jantan mix-dome bernama Felix. Nah, karena temanku itu mau pulang ke daerah asalnya, Palembang, maka aku ditawari untuk merawat mereka. Aku pun menyanggupi. Dikirimlah Felix dan Bella via travel ke Pacitan.

Sekarang, setelah 8 bulan di rumah, Bella menjadi satu-satunya kesayangan aku. Felix, mati akibat sakit tidak bisa pipis / F.U.S. Sedangkan ketiga anak Bella sudah teradopt semua (free/hibah). Meski sendirian, Bella terlihat sehat-walafiat setelah re-vaksin pertengahan Maret 2015 lalu. Yang biasanya cuma tidur-tiduran, jadi lincah lari-larian kesana kemari bagaikan kitten kembali. Bulunya pun semakin bagus dan tebal, sampai-sampai dipuji sama dokter hewan langganan.

Alhamdulillah, tepat pada tanggal 5 April 2015 kemarin, Bella resmi berumur 2 tahun. Hal tersebut aku ketahui dari informasi di buku vaksin Bella. Selamat ya, Bel. Semoga sehat selalu dan kita bisa bersama selama-lamanya. Aamiin. :) *usuk-usuk hidung Bella*


[#MyCatStory] Yey, #Bella Sudah Vaksin (Tahun) Kedua | 16/03/15

| [2 Komentator]
[#MyCatStory] Yey, #Bella Sudah Vaksin (Tahun) Kedua | 16/03/15

👽 ALIEFNK.com | Pacitan 🐺 - Setelah membaca sebuah artikel tentang jenis penyakit pada kucing, Penyakit Umum pada Kucing Kesayangan, aku jadi ingat kalau kucing cantikku, Bella, sudah saatnya untuk re-vaksin. Vaksin merupakan imun tambahan yang wajib diberikan kepada kucing peliharaan. Tujuannya jelas, untuk menambah daya tahan tubuh kucing terhadap serangan virus dan penyakit. Vaksin pada kucing biasanya diberikan ketika kucing masih anakan/kitten, yaitu sekitar umur 3 bulan kemudian diulang sebulan kemudian. Vaksin yang diberikan biasanya jenis Tricat (panleucopenia, rhinotracheitis, calicivirus) atau Tetracat (tricat + Chlamidya) dan bisa ditambah vaksin rabies. Berikutnya, vaksin diulang tiap setahun sekali untuk menjaga kesehatan kucing.

Nah, Bella sebenarnya sudah waktunya vaksin ulang tahunan pada awal September 2014. Namun karena pada akhir Agustus 2014 Bella melahirkan 4 anaknya, maka aku memutuskan untuk menunda vaksinasi dia. Hingga tertunda-tunda sampai sekarang tahun 2015 saat anak-anaknya sudah besar dan teradopsikan (free). Bella pun segera aku bawa ke dokter hewan lokal Pacitan untuk melakukan kewajiban re-vaksin. Aku sempat kebingungan mencari rumah dokter hewan tersebut. Bisa sih dipanggil ke rumah, tapi kurang greget kalau tidak ke rumah dokternya. Setelah tanya sana-sini, ketemu deh rumahnya. Drh. Alex namanya. Drh-nya ramah dan friendly. Sayangnya ketika Bella diperiksa, dia didiagnosis terkena penyakit scabies di kuping dan kepalanya. Memang sih terlihat berjamur dan susah sembuhnya, aku kira jamur biasa, ternyata scabies. Terpaksa Bella disuntik anti-scabies dan harus menunggu seminggu kemudian baru bisa divaksin. Itu juga kalau sudah benar-benar sehat. Sabar sabar, Bel.

H-3 sebelum vaksin, aku memandikan Bella dan membersihkan kerak-kerak scabies pada kepala dan telinganya. Soalnya kalau sudah divaksin disarankan untuk tidak dimandikan selama satu bulan. Scabies Bella sembuh total. Yuk Bel, vaksin! :)

Sempat tertunda karena hujan yang tiba-tiba turun deras, tanggal 16 Maret 2015 malam Bella aku bawa kembali ke rumah drh. Bella diperiksa dulu kondisi tubuhnya. Suhu badan normal, kulit sehat tanpa jamur/scabies, dll. Siap untuk divaksin. Tak butuh waktu lama untuk memvaksin Bella. Bella anteng/tenang banget saat jarum suntik menusuk tengkuk dia untuk menginjeksi cairan vaksin. Sip! Drh pun menempelkan label botol vaksin ke buku vaksinnya Bella dan menuliskan detail vaksinasi seperti tanggal vaksin, tanggal re-vaksin, jenis vaksin dan tanda tangan drh sebagai pengesahannya. Yey! Selamat ya, Bel. :)

Kucingmu, sudah divaksin belum? ;)

*gambar menyusul.

[#MyCatStory] Penyakit Umum pada Kucing Kesayangan

| [6 Komentator]


Taylor Swift dan kucing Scottish Fold kesayangannya, Olivia Benson.
[image by @taylorswift on Instagram]

👽 ALIEFNK.com | Pacitan 🐺 - Musim penghujan merupakan musim yang cukup berat bagi penghobi kucing. Kucing, terutama ras impor, rentan terserang berbagai macam penyakit. Contohnya kucing kesayanganku, Bella. Bella terjangkit jamur di bagian dahi dan telinga. Terpaksa dia aku mandikan dua kali seminggu dan aku olesi salep anticendawan Ketoconazole 2% yang gampang dibeli di apotek. (Update: ternyata Bella positif terkena scabies! Maklum dia jadi jarang mandi gegara cuaca kota Pacitan yang mayoritas mendung dan berhujan. Gagal deh rencana vaksin dia. -.-") Semoga cepet sembuh ya, Bel. :*

Mau tahu macam-macam penyakit yang sering menjangkiti kucing kesayangan? Simak yang berikut ini.

Mata - Chlamydia
Gejala: Sering bersin, mata berair, dan batuk. Selain mata, organ lain yang biasa terserang yaitu saluran pernapasan atas dan organ reproduksi.
Pengobatan: Obat berupa tetrasiklin yang ditetes ke mata maupun secara oral.
Pencegahan: Vaksin inaktif dan aktif setahun sekali.

Kuping - Ear Mite
Gejala: Kotoran telinga kering dan berwarna cokelat kehitaman. Terlihat kerak kering di telinga dalam.
Pengobatan: Obat tetes khusus ear mite atau obat suntik sejenis avermectin.
Pencegahan: Periksa dan bersihkan telinga bagian dalam minimal seminggu sekali.

Bulu - Scabies
Gejala: Sering menggaruk-garuk bagian telinga. Terbentuk kerak tebal berwarna putih di telinga dan menyebar ke bagian tubuh lain. Akibatnya bulu rontok dan terdapat luka.
Pengobatan: Mandikan kucing dengan shampo yang mengandung sulfur atau rendam kucing di cairan sulfur 2-3% selama 10-15 menit.
Pencegahan: Rutin memandikan kucing dan hindari kontak langsung dengan kucing liar.

Kulit - Jamur
Gejala: Sering menggaruk-garuk dan bulu rontok.
Pengobatan: Mandikan dua hari sekali dengan shampo antiketombe dan olesi salep cendawan di bagian yang terserang. Jika jamur sudah terlalu banyak sebaiknya bulu digundulkan untuk mempermudah pengolesan salep.
Pencegahan: Jauhkan dari tempat lembab dan rutin dijemur di bawah sinar matahari. Mandikan minimal seminggu sekali dan pastikan tubuhnya dikeringkan seluruhnya.

Organ Pencernaan - FPV (Feline Panleukopenia Virus)
Gejala: Nafsu makan turun, muntah, dan diare akut selama 1-2 hari.
Pengobatan: Infus intravena. Selama perawatan hindari pemberian makan dan minum secara oral.
Pencegahan: Vaksinasi.

Saluran Kemih - FLUTD (Feline Lower Urinary Tract Disease)
Gejala: Volume urine berkurang dan warnanya pekat. Sering menjilati kelaminnya. Nafsu makan berkurang dan sering muntah. Biasa menyerang kucing jantan dewasa.
Pengobatan: Pemberian antibiotik. Jika sudah parah harus menggunakan bantuan kateter untuk berurine.
Pencegahan: Hindari pakan bermineral tinggi dan pakan yang diberi penyedap rasa. Air minum yang diberikan harus matang.

Semoga kucing kalian sehat selalu ya. :)

*Sumber: M A Suwed, Slamet Rahardjo, dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia, dalam Trubus 543 Februari 2015/XLVI hal. 112-113.

[#MyCatStory] R.I.P. Felix | 14 Februari 2015

| [0 Komentator]
[#MyCatStory] R.I.P. Felix | 14 Februari 2015

👽 ALIEFNK.com | Pacitan 🐺 - Kabar duka datang dari dunia perkucinganku. Kucing jagoan kesayanganku, Felix (kucing mix domestik), pada malam Minggu (kelabu), 14 Februari 2015, mati karena kesulitan pee/kencing. Semenjak datang dari Malang, Juli 2014, Felix memang dilepas bebas berkeliaran di sekitar rumah. Beda jauh ketika di Malang dimana dia full-indoor. Alasan tidak nge-full-indoor-kan dia adalah dia selalu mencari celah keluar dengan suara ngaor-ngaor (gak cuma ngeong) yang nyaring. Apalagi kebiasaan spraying-nya yang terkadang menyebalkan. Beberapa kali Felix bertarung melawan kucing garong dan tak jarang pulang dengan tubuh penuh luka. Jika sudah begitu, aku langsung mengobati dan mengurung dia di kandang. Kalau sudah sembuh? Ya berkelana lagi tak tahu rimbanya. Paling pulang-pulang cuma minta jatah makan dengan suaranya yang memekakkan telinga. Tubuhnya pun semakin kurus saking seringnya main di luar. Tapi soal makan, jangan ditanya lagi, nggragas! Hehe.

Hingga pada suatu masa, dimana selama beberapa hari Felix menghilang, tidak pernah pulang ke rumah lagi, tidak ada suara ngaor-ngaornya. Kemana ya dia? Aku cari-cari tidak ketemu. Memang sebelum menghilang, aku sempat foto-foto dia dengan muka cemong, mungkin dia habis berantem. Sudah ada niat memandikan dia biar bersih, etapi keburu ngilang. -.-" Ada desas-desus Felix sudah tiada. Akhirnya sore hari di tanggal 14 Februari, aku mendengar ngeongan kecil. Aku cari asal ngeongan tersebut. Felix! Tetapi dia terlihat sangat lemas. Aku angkat dia, meraba-raba tubuhnya, dan astagaaa~ ada sesuatu sebesar bola tenis! Ternyata Felix sakit, dia tidak bisa pipis. Pertolongan pertama, aku pencet perutnya sampai keluar kencingnya sedikit demi sedikit dan mengecil. Aku masukin kandang tapi Felix tetep tidak mau makan meski aku paksa. Malam harinya ketika aku tengok ke kandangnya, Felix diam tak bergerak. Felix mati. :'( Belum juga sempet aku bawa ke vet. Langsung dia aku bungkus kain dan pinjam cangkul ke tetangga lalu menguburkannya. Belum diketahui apa yang menyebabkan Felix susah kencing. Antara batu ginjal karena pakan atau tersumbat sperma. FYI, Felix ini birahinya keterlaluan, pengennya kawin terus tetapi mungkin tak tersalurkan.

R.I.P. Felix. Tepat kamu berumur 2 tahun di bulan Februari ini. Aku pasti bakalan kangen ngaor-ngaormu yang khas, kebiasaan sprayingmu, makanmu yang nggragas, pinternya kamu mijitin, gemesinnya kamu nguberin anak-anakmu mau kamu kawinin, akurnya kamu sama pasanganmu Bella. Padahal kamu adalah kucing kesayangan ownermu dulu. Ah aku merasa sangat bersalah tidak bisa merawatmu dengan baik. Anak-anak Felix satu-per-satu sudah aku hibahkan. Sekarang tinggal seekor Bella yang ada di rumah. Semoga aku bisa merawat Bella semaksimal mungkin. Aaamiin. :)

[#MyCatStory] Bella: Mereka Bilang Aku Kucing Anggora

| [0 Komentator]

👽 ALIEFNK.com | Pacitan 🐺 - Menjemur dan mengajak bermain kucing kesayanganku, Bella (dan anak-anaknya), di teras / halaman rumah adalah kegiatan wajib sehari-hari. Menjemur mereka bertujuan untuk menjaga bulu mereka tetap kering sehingga meminimalisir tumbuhnya jamur. Sedangkan mengajak mereka main di luar rumah adalah agar mereka tidak bosan dikurung di dalam rumah. Selain itu, mengajak kucing peliharaan bermain di luar bisa membuat kucing mengenali keadaan sekitar rumah, sehingga apabila kucing kabur bisa dengan mudah kembali ke rumah (kecuali kalau dicuri orang dan dibawa sejauh mungkin, so far away). Meskipun Bella kucing ras long-hair, saya sering membebaskan dia main ke luar rumah, dan Alhamdulillah dia selalu balik ke rumah walau kadang mainnya lama sampai kucel. Saya bukan takut Bella 'diculik', cuma takut aja kalau kecolongan Bella dikawinin 'kucing garong'. Hehehe.


Nah, pas jemur / bermain dengan Bella di teras / halaman rumah, sering tetangga maupun orang yang lewat depan rumah menyapa kita. Mayoritas mereka spontan berkata / bertanya, "kucing anggora mas?" "lucunya kucing anggora" "kucing anggora-nya harga berapa?" "kucing anggora-nya dikasih nama siapa?" Hmm, yang sabar ya Bel, kamu kan ras Persia medium *pukpuk Bella* Ternyata masih banyak orang yang beranggapan bahwa kucing berbulu panjang itu adalah kucing ras Angora (lidah orang Indonesia biasa menyebut 'Anggora'). Saya sendiri belum tahu seperti apa kucing Angora, dalam hal ini kucing ras murni yang bersertifikat / ped (pedigree). Sering saya lihat kucing yang dianggap pemiliknya berjenis Angora, meskipun menurut saya terlihat seperti ras Persia atau malah mix-domestik (persilangan kucing dome / kampung dan persia, hidung mancung namun bulu tebal). Tapi saya lihat-lihat gambar di Google keyword 'Turkish Angora', memang mirip sih kucing Angora dengan kucing mix-domestik, cuma kucing Angora bulunya sangat tebal. Kalau aku taunya kucing berbulu tebal ya persia. Sama saja awamnya sih sama orang-orang itu. Hehe. Dan yang jelas Bella bukan kucing Angora, dia kucing Persia medium. Ya gak Bel? (Bella jawab: meow!) :p

[UPDATE] Daftar Alamat Pet Shop & Klinik Hewan di Kabupaten Pacitan

| [2 Komentator]
[UPDATE] Daftar Alamat Pet Shop & Klinik Hewan di Kabupaten Pacitan


👽 ALIEFNK.com | Pacitan 🐺 - Keberadaan petshop bagi pemilik hewan peliharaan (anjing, kucing, hamster, burung, dll.) sangatlah penting. Petshop merupakan toko yang menyediakan pakan, obat-obatan, aksesoris, jasa penitipan sampai klinik untuk binatang peliharaan, salah satunya kucing. Di Pacitan sendiri petshop sudah ada di beberapa tempat dan memudahkan saya dalam memenuhi kebutuhan Bella the Cat & friends. 😉🐱

  • AriZona, Praktek Petshop Grooming (drh. Alek Arisona): Jl. Pattimura No. 4, Kecamatan Pacitan. Telp: 0877 5176 9266 / WA: 0813 9257 8669.
  • AriZona Petshop: Jl. Sasuit Tubun No. 10 (depan kantor Pengadilan Agama Pacitan), Kel. Sidoharjo, Kecamatan Pacitan.
  • Garfield Pet Shop: Jl. Imam Bonjol, Kecamatan Pacitan (barat pendapa Kab. Pacitan).
  • Kitty Pet Shop: Jl. Diponegoro, Kecamatan Pacitan (timur pendapa Kab. Pacitan).
  • Sippy Pet Care (drh. Nenny Hendilia): Jl. Brangkal, RT 03 RW 01 Kedawung, Mentoro, Kecamatan Pacitan. Telp/HP/WA: 0822 1021 1071
  • Tom's Petshop: Jl. Cut Nyak Dien (utara STKIP Pacitan), Kel. Ploso, Kecamatan Pacitan. Telp/HP/WA: 0859 4597 9690

Mungkin pecinta kucing Pacitan ada yang bisa melengkapi detail alamat (nama jalan), nomor kontak atau menambahkan petshop lain? :)

[#MyCatStory] Bella's Kids Meet World!

| [0 Komentator]

👽 ALIEFNK.com | Pacitan 🐺 - Yeeay! Inilah yang ditunggu-tunggu Cat Lover (CL) kalau kucing betinanya sedang hamil/proven. Kelahiran kitten! Alhamdulillah, tepat malam Minggu, 30 Agustus 2014, sekitar jam 7-9 malam, Bella melahirkan 4 kitten hasil per-kimpoi-an dengan Felix. (Siapa itu Bella? Felix? KLIK!) Dua warna hitam/black tabby (mirip emaknya), dua lagi warna mocca-white (mirip bapaknya). Aaaah, feeling excited! Sehat terus ya, nak! :* (4L4y dan pamer dikit boleh kan? :D)

Bella's Kids - Eleanor, Kimmy, Oscar [image by @tyaslestarie]
Oscar (putih-belakang), Kimmy (hitam), Eleanor (putih-depan) | Umur 1 bulan

Kitten 1 [R.I.P.]
Nama: -
Warna: Hitam / black tabby
Jenkel: Betina / female
Date of Birth / DOB: Pacitan, 30 Agustus 2014
R.I.P.: Pacitan, 1 September 2014, sekitar jam 5 (akibat kalah berebut puting susu induknya)

Kitten 2
Nama: Eleanor Kurniawan
Warna: Mocca-white
Jenkel: Betina / female
Date of Birth / DOB: Pacitan, 30 Agustus 2014
Status: adopted

Kitten 3
Nama: Kimmy Lestari Kurniawan
Warna: Black tabby
Jenkel: Betina / female
Date of Birth / DOB: Pacitan, 30 Agustus 2014
Status: adopted

Kitten 4
Nama: Oscar Kurniawan
Warna: Mocca-white
Jenkel: Jantan / male
Date of Birth / DOB: Pacitan, 30 Agustus 2014
Status: adopted

[NB: berkah jomblo yang malam Minggunya biasa aja. :p]

[#MyCatStory] Welcome New Home, Bella - Felix!

| [9 Komentator]

👽 ALIEFNK.com | Pacitan 🐺 - Alhamdulillah, keinginanku mengadopt kucing ras akhirnya terlaksana juga (meski di rumah sudah ada seekor kucing Indonesian Short Hair alias kucing domestik/lokal. hehe.). Ini berkat seorang teman kuliah di Malang dulu yang mau menghibahkan sepasang kucingnya. Dengan alasan karena kesibukan sehingga agak kesulitan merawatnya. Kucing jantan bernama Felix, mix domestik - short-hair. Sedangkan si betina dikasih nama Bella, ras Persia pesek (medium) - long-hair. Sebenarnya bukan mereka sih yang aku incar, aku lebih pengen adopt kedua anak pertama mereka (jantan semua), yaitu Simon (red solid) dan Oliver (blue tabby), sayangnya Mamoru dan Lionel R.I.P. karena terkena jamur. :'( Temanku tanya "gak eman peseknya Bella? atau sekalian keempatnya?", bikin aku berpikir ulang dan akhirnya memilih mengadopt Bella-Felix daripada Simon-Oliver. 9 Juli 2014, duo kucing dikirim dari Malang ke Pacitan via ekspedisi travel (telat banget nih postingnya). 8 jam perjalanan malam, untung mereka sampai rumah gak setres. Hehe.

Felix, biasa dipanggil Kulik oleh pemilik lama dia, sangat jinak pada manusia. Baru juga kenal aku, dia langsung ngusuk-ngusuk kepalanya ke tanganku. Kuku Kulik gak pernah aku potong, karena dia diuyel gaya bagaimanapun bakalan lulut alias nurut banget. Ya meski sempat digigit (sekali pas baru datang), suka spraying (pipis sembarangan) dimana-mana, ngais-ngais pasir litterbox-nya onggrongan (bikin berceceran keluar litterbox), tapi saya gak bisa marahin Kulik berkat muka dan pandangan matanya yang melas (minta dikasihani). Kulik ini sukanya gak dikandangin alias hidup bebas, mungkin akibat gen kucing domestiknya. Dia akan 'ngaor-ngaor' kalau dikandangin, apalagi pas birahi, tambah kenceng 'ngaor-ngaor'-nya. Bikin (sedikit) malu karena mengganggu ketentraman tetangga. Duh. -.-"

Nah kalau Bella lain lagi, si pesek ini kelihatan lebih kalem, tapi kalau udah meronta pas digendong, cakar maut siap mendarat di tangan atau baju atau bagian tubuh lain. Hvft! Meski begitu, Bella sukses bikin tetangga sekitar penasaran dan berkunjung ke rumah liat Bella. Padahal kan cuma kucing pesek bulu panjang, bukan motor/mobil mahal. :p Ternyata eh ternyata, Bella pas dikirim ke rumah udah dalam kondisi hamil muda berkat ulah 'nakal' Felix. Yeeey! Sekarang dia udah mindal-mindul kalau lagi jalan. Gemes bikin pengen uyel-uyel perutnya. Hihi. Gak sabar nunggu Bella lahiran yang kedua kalinya. Semoga nantinya kitten-kitten terlahir dengan selamat dan sehat. :)

Felix The Cat

Nama: Felixia Domestica Kurniawan
Nickname: Felix, Kulik, tigris, si ngaor-ngaor
Warna: Mocca & white
Jenkel: Jantan / male
Umur: 1 tahun up
Ras: Mix domestik - short-hair.
R.I.P.: 14 Februari 2015. :'(

Bella The Cat

Nama: Marrimar Isabella Kurniawan
Nickname: Bella, si belo, bola bulu, ulet bulu, pesek
Warna: Black tabby / tortie
Jenkel: Betina / female
Umur: 1 tahun up
Ras: Persia - medium - long-hair
Proven: 3x (anak 4 - 4 - 3).
R.I.P.: September 2019. :'(

Galeri Foto Bella - Felix - Oliver - Simon


Felix semasa masih kitten.


Bella semasa masih kitten.


Bella waktu proven anak pertama.


Bella and d'Kids (Lionel, Simon, Mamoru, Oliver).


Oliver, anak pertama Bella.


Simon, anak pertama Bella.


Felix-Bella beradegan 'panas' di depan anak-anaknya. Haha. :p


Felix dan Bella siap dikirim ke Pacitan pakai keranjang Rio.
(tapi akhirnya dipindah ke kandang biasa)



Finally, welcome new home, Bella, Felix!