Showing posts with label MyCatStory. Show all posts
Showing posts with label MyCatStory. Show all posts

Selamat Ulang Tahun ke-4, Kucing Bella!

| [4 Komentator]


👽 ALIEFNK.com | Pacitan 🐺 - Tepat tanggal 5 April 2013 (menurut informasi di buku vaksin), Bella, kucing kesayanganku dilahirkan. Berarti, tahun ini Bella The Cat sudah berusia 4 tahun. Hampir saja Bella tak bisa menyentuh umur tersebut. FYI, akhir tahun kemarin Bella The Cat terkena virus Panleu yang menyebabkan dia kejang-kejang dan tidak nafsu makan. 4 hari dirawat di klinik hewan, alhamdulillah Bella The Cat dinyatakan sembuh dan boleh dibawa pulang. Bersyukur sekali Bella The Cat selamat dari maut karena virus tersebut sangat ganas. Kemungkinan hidup bisa mencapai 50:50. Ngeri!

Ah, sayang kamu, Bell. Sehat terus yaaa. Jangan nakal juga. 🤗🐈💕🎂🎉


Sepi Tanpamu

| [0 Komentator]
Sepi Tanpamu

To: Felix The Cat

Dear, Felix.

Apa kabarmu di alam sana, cah ganteng?

Aku kangen dengan kenakalan-kenakalan kecilmu, Lix. Spraying dimana-mana (sampai rumah ber-"aroma terapi'), pipis sembarangan (kamu tutupi dengan cara menggosok-gosokkan kakimu ke pipismu agar tersamarkan), pipis di tumpukan baju (baunya manjing/tidak hilang meski dicuci berkali-kali), ngaor-ngaor nyari kucing betina di luar (atau kadang nantangin pejantan lain, pulang-pulang dekil dan luka di sana-sini), hingga uber-uber si Bella buat dikawinin (Bella gak mau, kamu kena tampol).

Yang bikin aku heran, ketika malam hari kamu ngaor-ngaor alias mengeong keras khas kucing jantan birahi, tidak ada tetangga yang mengusirmu atau melemparimu atau menyakitimu. Padahal kamu sukanya ngaor-ngaor di bawah mobil punya pak polisi, yang punya anak bayi pula. Aku takutnya kamu ditembaki karena mengganggu kesunyian malam. Ternyata tidak ada satu pun protes dari tetangga. Kini, malam-malam di sekitar rumahku jadi sepi dan sunyi.

Tetapi aku paling kangen manjanya kamu. Kamu selalu mendekat ketika ada yang memanggilmu, mengusuk-usukkan kepalamu ke kaki, ngglibet. Tidur pun kamu maunya di atas, baik di kursi atau di kasur, itu pun tidurmu gaya pusing pala barbie. Juga setiap pagi kamu naik ke kasur, meong-meong kecil membangunkanku untuk minta makan. Etapi abis makan, biasanya kamu langsung menghilang begitu saja, tanpa jejak. Bhahak.

Setahun sudah kamu meninggalkanku, meninggalkan semua yang menyayangimu. Sakit kencing batu telah merenggut nyawamu. Seandainya tersirat di fikiran untuk mensteril kamu, aku yakin kamu masih hidup sampai sekarang. Aku merasa sangat menyesal. Kamu datang dengan tubuh yang besar, kekar dan sehat, "pulang" dengan cara cukup mengenaskan. Namun, semua sudah terjadi. Aku ikhlas. Kini kamu sudah bermain di rainbow bridge dengan saudara kembarmu, Chloe, yang lebih dulu mendahuluimu.

Warm regards,
Your Lovely Family


📌 Tag: #30HariMenulisSuratCinta Hari ke-28

Pindah Tempat

| [0 Komentator]
Pindah Tempat

To: Bella The Cat

Dear, Bella.

Kala pagi menjelang, aku terbangun tidur dan langsung melihat ke kardus tempat kamu menyusui anak-anakmu. Kardus aku tarik dari kolong tempat tidur, kok terasa enteng ya. Begitu terlihat, kosong! Aku panik, keluar kamar, kemudian tanya bapak yang sudah bangun duluan. Katanya d'kids diboyong ke kamarnya. Aku tengok kolong tempat tidur tidak ada. Eee~ ternyata kamu n d'kids sedang kruntelan di sisi lemari.

Segera aku mengelus kamu dan d'kids. Kamu pun mengeong pelan seakan berkata, "aku pindah ke sini, kak". Ya sudah sih gpp, mungkin di tempat itu lebih adem dan aman buat d'kids. Hvft, pagi-pagi sudah bikin kaget aja kamu. Takutnya d'kids kamu pindah ke tempat yang kotor dan tak terjangkau. Repot memang mengurusi kucing-kucing krucil, tapi sangat menyenangkan. ({})

Sehat terus ya, kamu n d'kids. Sayang kalian. :*

Warm regards,
Your Lovely Family.

📌 Tag: #30HariMenulisSuratCinta Hari ke-26

Kucing dalam Kardus (Part 2)

| [0 Komentator]
Kucing dalam Kardus (Part 2)

To: Bella The Cat

Dear, Bella.

Alhamdulillah, akhirnya muncul juga anak-anakmu ke dunia fana ini, Bel. Kali ini adalah lahiran ketigamu. Terhitung ada 4 kitten yang kamu lahirkan semalam (22-02-2016). 1 warna jeruk (kuning/orange) dan 3 warna gosong alias hitam. Haha. Pengennya setelah ini kamu mau aku steril saja. Gak apa-apa kan, Bel? Kasihan kalau kamu kebanyakan beranak, kesehatanmu itu lho.

Jam sebelas malam, kamu meong-meong terus. Aku lihat 'itu'-mu, sudah keluar cairan (mungkin ketuban atau apalah, aku cuma bidan gadungan, dadakan). Aku masukin kamu ke kardus yang tempo hari aku siapin (baca lagi: Kucing dalam Kardus). Kamu pun mulai ngeden-ngeden di kardus, sampai ngos-ngosan. Tapi kok gak keluar-keluar, pikirku. Aku lihat lagi 'itu'-mu, ternyata yg nongol duluan adalah buntut!!! Aku panik dong, Bel. Belum pernah menangani kucing lahir sungsang. Mau tanya-tanya via SMS ke owner kamu sebelumnya, tidak dibalas. Googling juga gak nemu. Mau ke dokter hewan, tapi udah tengah malam, iya kalau anak orang, ada alasan urgent. Aku kudu piye, Bel?

Aku cuma bisa pasrah sambil berdoa, sembari elus-elus perutmu. Ciyan bingits kucing seunyu kamu ngos-ngosan sampai melet-melet kayak guk-guk. Hingga sekitar pukul dua belas lebih beberapa menit, si kitten sungsang warna jeruk bisa keluar juga. Langsung aku bersihin area muka, terutama hidungnya biar bisa bernafas. Tak lama, kiten-kiten lain lahir dengan lancar dan normal. Jam satu, tugasku sebagai bidanmu pun tuntas. Satu-per-satu kitten aku bersihin, langsung pegang pakai tangan. Aku sodorin ke kamu yang masih kecapekan di dalam kardus, langsung kamu sambut dengan jilatan-jilatan sayang. Mereka pun rebutan nyusu ke kamu sepuasnya. Kamu memang pinter ngurusin anak. Jadi, kata siapa anak kucing yang sudah dipegang pakai tangan, induknya gak mau ngurusin, jilat dan nyusuin? Itu cuma MITOS. Ya kan, Bel?

Tak sia-sia aku begadang bantuin kamu lahiran. Semoga kamu n d'kids sehat selalu ya, Bel. :*

Warm regards,
Your Nurse, Your Lovely Family.

PS: ada yang berminat nyumbang nama keren buat d'kids? :)


📌 Tag: #30HariMenulisSuratCinta Hari ke-23

Kucing dalam Kardus

| [4 Komentator]
Kucing dalam Kardus

To: Bella The Cat

Dear, Bella.

Makin hari, makin besar saja perutmu. Aku jadi seneng gendong kamu sambil pegangin perutmu, elus-elus perutmu. Terasa ada bulet-bulet dan gerak-gerak gitu. Gemes. :3

Sepertinya waktu lahiranmu semakin dekat. Aku sekarang bagaikan bapak siaga (calon suami yang baik?). Aku sudah siapkan sebuah kardus besar, hasil minta ke minimarket sebelah. Tapi kamu belum mau masuk ke kardus sendiri. Begitu aku masukin kardus, kamu buru-buru mencolot keluar. Padahal kamu itu selalu pasang ekspresi lucu kalau lagi di dalam kardus. :))

Aku siap membantumu melahirkan anak-anakmu. Karena umumnya kucing pesek-gondrong kurang pinter dalam urusan melahirkan dan merawat anak. Tetapi kamu beda, di lahiranmu kedua kemarin (yang pertama di rumahku), kamu termasuk pinter merawat anak. Anakmu yang aku pegang langsung pakai tangan pas lahiran pun kamu masih mau jilat-jilat dan menyusuinya. Gak seperti kata orang-orang. Myth.

Ah, aku makin tak sabar menunggu kelahiran anak-anakmu yang lucu dan unyu, Bel. ({})

Warm regards,
Your Lovely Family.

📌 Tag: #30HariMenulisSuratCinta Hari ke-17