Showing posts with label MyCatStory. Show all posts
Showing posts with label MyCatStory. Show all posts

Aku Sayang Kamu, Bel~

| [0 Komentator]
Aku Sayang Kamu, Bel~

Hai, Bella.

Di awal tahun 2016 ini, tak terasa satu setengah tahun sudah kita bersama. Kala itu, ketika kamu baru pertama kali menjejakkan kaki mungilmu di rumahku, aku langsung jatuh cinta kepadamu. Sepertinya kamu pun begitu, terbukti kamu langsung mau mendekatiku. [Backsound: "Ku rasa ku tlah jatuh cinta, pada pandangan yang pertama~ (RAN - Pandangan Pertama)] Pandangan matamu dan tingkah lakumu nan manja, seakan menghipnotisku untuk selalu dekat denganmu, membelaimu dengan penuh rasa sayang. Memang wajar kalau kamu diberi nama Bella yang bisa diartikan cantik.

Sungguh, aku sangat bersyukur sudah dititipin kamu, Bel. :)

Salam hangat,
Manusia yang menyayangimu. :*


📌 Tag: #30HariMenulisSuratCinta Hari ke-1

[#Pacitan] Cats Care Day 2015

| [8 Komentator]
[#Pacitan] Cats Care Day 2015

👽 ALIEFNK.com | Pacitan 🐺 - Salam Veteriner.................
Diberitahukan buat Cat Lover di Kota PACITAN ....
Kami akan mengadakan kegiatan charity buat kucing2 di Pacitan dalam acara #CATS CARE DAY 2015#.
Adapun bentuk kegiatannya adalah
- Pengobatan
- Pemberian anti parasit (endo maupun ekto)
- Konsultasi
- Potong kuku
- Pembersihan telinga.
GRATISSS......!!!!!!!!
Acaranya hari Minggu 6 September 2015 pukul 07.00-13.00
Di Arizona praktek petshop grooming
Jalan Patimura No 04 PACITAN
Pasien akan dilayani oleh
drh. Alek Arisona (no hp 087751769266)
drh. Hanshi Nanda (no Hp 082330194733)
please share........THX

Sumber:
https://www.facebook.com/arizona.alek
https://www.facebook.com/groups/Pacitancatlovers/


[#MyCatStory] Per-kimpoi-an #Boy dan #Bella

| [8 Komentator]

👽 ALIEFNK.com | Pacitan 🐺 - Bukan, ini bukan cerita dewasa (bulan puasa (dan seterusnya) dilarang mesum). Bukan pula Boy yang terkenal macam Catatan Si Boy ataupun Boy William. Apalagi Bella, bukan Bella Sophie, Laudya Cintya Bella, maupun WWE Divas The Bella Twins (Nikki & Brie Bella). Aku hanya akan bercerita mengenai kucing betina kesayangan, Marrimar Isabella, yang biasa dipanggil Bella. Cukup lama juga tak ada cerita tentang Bella The Persian Cat.

Awal bulan Juni 2015 ini, yang aku harapkan dari Bella akhirnya datang juga. Yups, aku berharap Bella segera masuk 'masa birahi'. Hampir satu tahun setelah kedatangan Bella ke rumah, aku belum melihat tanda-tanda birahi pada kucingku itu. Memang sih, sewaktu sampai rumah, sekitar pertengahan Juli tahun lalu, Bella sudah dalam keadaan hamil dan berujung pada kelahiran 4 baby kitten di penghujung bulan Agustus 2014. Padahal biasanya, kucing akan memasuki siklus birahi 2-3 bulan pasca melahirkan. Namun tidak dengan Bella. Atau mungkin dia...sudah terlalu lama sendiri, sudah terlalu lama Bella asyik sendiri. :p #curcol

Ciri-ciri kucing betina birahi antara lain: berisik (ngeang-ngeong), guling-guling nackal, manja. Bella pun begitu. Kesempatan bagus nih untuk mendapatkan 'cucu' dari Bella lagi. FYI, sebelumnya Bella sudah proven dua kali, masing-masing 4 kitten. Aku pun segera mengontak seorang teman untuk mencarikan pinjaman kucing jantan. Temanku menyarankan agar Bella dijodohkan dengan Boy, kucing Persian juga. Yang unik dari Boy, dia memiliki bulu berwarna abu-abu (black smoke) dan berbadan besar. Mirip sekali dengan kucing ras British Short Hair/BSH, tetapi dengan bulu yang panjang khas ras Persian. Bisa dikata Boy adalah BSH KW lokal. Haha.

Aku ambil si Boy di rumah temannya temanku. Begitu sampai rumah, Boy langsung aku masukkan kandang dan aku dekatkan Bella. Seperti seharusnya, mereka berdua saling menggeram (Bahasa Jawa: nggereng). Wajar, karena belum pernah bertemu dan berusaha mengenal satu-sama-lain. Dan aku pun mendapatkan 'salam kenal' juga dari si Boy, yaitu dia pup dan pee di kandangnya. Baunyaaa~ Hvft, aroma terapi khas kucing jantan. :p

Masuk waktu Magrib, aku beranikan diri menyatukan Bella dan Boy di satu kandang. Lucunya, yang sebelumnya saling menggeram, jadi 'tabok-tabokan' mesra, dan diakhiri dengan tidur saling membelakangi (macam pasutri yang saling tuduh telah selingkuh). Sampai malam, aku perhatikan mereka berdua masih malu-malu kucing, meong meong meong. Biarin aja lah, biar saling mengenal, begitu pikirku.

Keesokan paginya, Bella mencoba menarik perhatian Boy dengan melakukan gulingan erotisnya di depan si Boy, namun Boy tampaknya masih cuek-cuek aja tuh. Oh ya, sepertinya Boy ini memang belum jadi pejantan tangguh alias belum pernah kimpoi. Lumayan nih Bella dapat kucing berondong. Haha. Aku hampir saja putus asa atas kepolosan Boy, takutnya dia gak mau ngimpoi Bella sampai Bella habis masa birahinya. Aku kudu piye, gaes? Masa' harus kasih contoh, atau setidaknya disetelin video kucing lagi kimpoi di Yutub? -.-"

Tapi tak dinyana tak dikira, sore hari ketika mereka berdua aku kandangin, naluri kejantanan Boy muncul juga dan mau menaiki Bella. Aku segera lari mengambil ponsel dan mengabadikan kejadian yang diinginkan tersebut. Hanya saja, Boy terlihat masih kaku ketika ber-kimpoi dengan Bella. Beda dengan pejantan tangguhku dulu, si Felix, yang sukses dua kali menghamili Bella. Alhamdulillah, sampai dua hari berikutnya, Boy makin agresif memuaskan birahi Bella. Entah berapa kali per-kimpoi-an Boy dan Bella terjadi.

Setelah dua hari itu, birahi Bella tuntas lunas. Bella kembali menjadi kucing yang manis, tanpa suara ngeong (sampai dikata kucing bisu). Cuma konyolnya, gantian Boy yang terlihat birahi. Berkali-kali Boy mencoba menggigit dan menaiki Bella untuk di-kimpoi. Bella yang birahinya sudah mereda, langsung memberikan tabokan bertubi-tubi ke Boy sebagai tanda penolakan. Asli, lucuk! :)) Seminggu di rumah, Boy bagaikan soulmate baru Bella, menggantikan Felix yang telah tiada. Tiap bertemu pandang, mereka akan saling endus-endus dan usuk-usuk hidung. Ciyeeeh~ Sayangnya kemesraan mereka berdua harus berakhir karena aku berkewajiban mengembalikan Boy kepada pemilik sahnya. :'(

Semoga Bella hamil dan aku akan mentahbiskan Boy sebagai pejantan tangguh! Doakan ya temans. Soalnya ada rencana kalau Bella beneran hamil, nanti setelah lahiran si Bella mau aku steril. Biar panjang umur, sehat selalu, dan pastinya tidak takut kebobolan kalau dilepas main bebas. :)



Baca juga:
- [#MyCatStory] Welcome New Home, Bella - Felix!
- [#MyCatStory] Bella's Kids Meet World!
- [#MyCatStory] Bella: Mereka Bilang Aku Kucing Angora
- [#MyCatStory] R.I.P. Felix | 14 Februari 2015
- [#MyCatStory] Yey, #Bella Sudah Vaksin (Tahun) Kedua | 16/03/15
- [#MyCatStory] #Bella's 2nd Anniversary | 5/4/2013-5/4/2015

[#MyCatStory] #Bella's 2nd Anniversary | 5/4/2013-5/4/2015

| [3 Komentator]

👽 ALIEFNK.com | Pacitan 🐺 - Hai semua. Apa kabar? Masih ingat Bella kan? Bukan, bukan Bella yang di film The Twilight Saga. Bella yang aku maksud adalah kucing betina ras Persian kesayangan. Coba deh baca di SINI. Sedikit flashback, Bella sebelumnya merupakan kucing peliharaan seorang teman di Malang. Dia punya pasangan seekor kucing jantan mix-dome bernama Felix. Nah, karena temanku itu mau pulang ke daerah asalnya, Palembang, maka aku ditawari untuk merawat mereka. Aku pun menyanggupi. Dikirimlah Felix dan Bella via travel ke Pacitan.

Sekarang, setelah 8 bulan di rumah, Bella menjadi satu-satunya kesayangan aku. Felix, mati akibat sakit tidak bisa pipis / F.U.S. Sedangkan ketiga anak Bella sudah teradopt semua (free/hibah). Meski sendirian, Bella terlihat sehat-walafiat setelah re-vaksin pertengahan Maret 2015 lalu. Yang biasanya cuma tidur-tiduran, jadi lincah lari-larian kesana kemari bagaikan kitten kembali. Bulunya pun semakin bagus dan tebal, sampai-sampai dipuji sama dokter hewan langganan.

Alhamdulillah, tepat pada tanggal 5 April 2015 kemarin, Bella resmi berumur 2 tahun. Hal tersebut aku ketahui dari informasi di buku vaksin Bella. Selamat ya, Bel. Semoga sehat selalu dan kita bisa bersama selama-lamanya. Aamiin. :) *usuk-usuk hidung Bella*


[#MyCatStory] Yey, #Bella Sudah Vaksin (Tahun) Kedua | 16/03/15

| [2 Komentator]
[#MyCatStory] Yey, #Bella Sudah Vaksin (Tahun) Kedua | 16/03/15

👽 ALIEFNK.com | Pacitan 🐺 - Setelah membaca sebuah artikel tentang jenis penyakit pada kucing, Penyakit Umum pada Kucing Kesayangan, aku jadi ingat kalau kucing cantikku, Bella, sudah saatnya untuk re-vaksin. Vaksin merupakan imun tambahan yang wajib diberikan kepada kucing peliharaan. Tujuannya jelas, untuk menambah daya tahan tubuh kucing terhadap serangan virus dan penyakit. Vaksin pada kucing biasanya diberikan ketika kucing masih anakan/kitten, yaitu sekitar umur 3 bulan kemudian diulang sebulan kemudian. Vaksin yang diberikan biasanya jenis Tricat (panleucopenia, rhinotracheitis, calicivirus) atau Tetracat (tricat + Chlamidya) dan bisa ditambah vaksin rabies. Berikutnya, vaksin diulang tiap setahun sekali untuk menjaga kesehatan kucing.

Nah, Bella sebenarnya sudah waktunya vaksin ulang tahunan pada awal September 2014. Namun karena pada akhir Agustus 2014 Bella melahirkan 4 anaknya, maka aku memutuskan untuk menunda vaksinasi dia. Hingga tertunda-tunda sampai sekarang tahun 2015 saat anak-anaknya sudah besar dan teradopsikan (free). Bella pun segera aku bawa ke dokter hewan lokal Pacitan untuk melakukan kewajiban re-vaksin. Aku sempat kebingungan mencari rumah dokter hewan tersebut. Bisa sih dipanggil ke rumah, tapi kurang greget kalau tidak ke rumah dokternya. Setelah tanya sana-sini, ketemu deh rumahnya. Drh. Alex namanya. Drh-nya ramah dan friendly. Sayangnya ketika Bella diperiksa, dia didiagnosis terkena penyakit scabies di kuping dan kepalanya. Memang sih terlihat berjamur dan susah sembuhnya, aku kira jamur biasa, ternyata scabies. Terpaksa Bella disuntik anti-scabies dan harus menunggu seminggu kemudian baru bisa divaksin. Itu juga kalau sudah benar-benar sehat. Sabar sabar, Bel.

H-3 sebelum vaksin, aku memandikan Bella dan membersihkan kerak-kerak scabies pada kepala dan telinganya. Soalnya kalau sudah divaksin disarankan untuk tidak dimandikan selama satu bulan. Scabies Bella sembuh total. Yuk Bel, vaksin! :)

Sempat tertunda karena hujan yang tiba-tiba turun deras, tanggal 16 Maret 2015 malam Bella aku bawa kembali ke rumah drh. Bella diperiksa dulu kondisi tubuhnya. Suhu badan normal, kulit sehat tanpa jamur/scabies, dll. Siap untuk divaksin. Tak butuh waktu lama untuk memvaksin Bella. Bella anteng/tenang banget saat jarum suntik menusuk tengkuk dia untuk menginjeksi cairan vaksin. Sip! Drh pun menempelkan label botol vaksin ke buku vaksinnya Bella dan menuliskan detail vaksinasi seperti tanggal vaksin, tanggal re-vaksin, jenis vaksin dan tanda tangan drh sebagai pengesahannya. Yey! Selamat ya, Bel. :)

Kucingmu, sudah divaksin belum? ;)

*gambar menyusul.