Indah Dewi Pertiwi bukan Agnes Monica


Indah Dewi Pertiwi Pacitan - Tahun 2012, persaingan blantika musik Indonesia diprediksi akan semakin ketat. Apalagi kalau bukan munculnya penyanyi/band baru serta trend boyband/girlband. Belum lagi penyanyi/band lawas yang kembali mencoba eksis dengan menelurkan single teranyarnya. Mereka berlomba-lomba memberikan karya terbaik demi eksistensinya di dunia musik tanah air, serta untuk menggaet fans sebanyak-banyaknya. Nah, bicara soal fans nih, ada yang menarik jika kita mengamati "persaingan" fans dua penyanyi solo Indonesia. Ya, siapa lagi kalau bukan fans-nya Indah Dewi Pertiwi dan Agnes Monica. Seruuu!!!

Sejak kehadiran IDP di dunia musik Indonesia pada tahun 2010, diikuti dengan kesuksesan IDP dalam penjualan album perdana, otomatis memantik bara persaingan dengan Agnes. Agnes sendiri telah lama malang melintang di industri musik nasional. Sosok Agnes juga mencanangkan go internasional untuk menjadi seorang penyanyi kelas dunia. Dan memang benar, Agnes beberapa kali berkolaborasi dengan musisi luar negeri. Bahkan Agnes menjadi salah satu nominasi MTV Europe Music Awards 2011. Award dari dalam negeri pun sudah banyak yang telah ia menangi. Dance-nya tak kalah keren di tiap penampilannya. Popularitas Agnes tentu saja menarik minat masyarakat musik Indonesia. Banyak dari mereka yang menjadi fans Agnes (yang disebut Agnezious), termasuk saya (dulunya sih). Agnes-nya sexy lagi, siapa yang gak nge-fans coba?

Suatu saat di tahun 2010, saya melihat sebuah video klip penyanyi pendatang baru di acara musik pagi (lupa channel apa), dengan visual wanita yang berapi-api, suara pun OK punya. Penasaran, saya tungguin sampai ada keterangan titel penyanyi dan judul lagunya. Ternyata penyanyi tersebut bernama Indah Dewi Pertiwi (IDP)! Tapi waktu itu belum begitu nge-fans sih, cuma suka dengan lagu berjudul Baru Aku Tahu Cinta Itu Apa (wuik, panjang judulnya lah). Nah, begitu doi meluncurkan single+album perdananya yang bertitel Hipnotis, baru saya merasakan soul seorang IDP. Lagipula lagu Hipnotis sangat asik didengar dan masuk dalam list lagu yg siap diputar di salah satu radio favorit saya yaitu Senaputra FM Malang. Radio Senaputra FM Malang termasuk ketat dalam menyeleksi lagu-lagu yang masuk di list siap play. Pastinya pertimbangan seorang Music Director lebih mantap daripada pendapat kaum pendengar. Yes, itulah awal cerita saya jadi fans seorang IDP!

Dengan lagu yang nge-beat, kurang pas rasanya jika tidak disertai dance. Oleh sebab itu, setiap menyanyikan lagu Hipnotis, IDP selalu menyertainya dengan dance bareng empat dancer tetapnya yang diberi nama TerINDAH. Video klip Hipnotis dibuat dengan semegah mungkin untuk menarik minat masyarakat musik, pastinya dengan full dance (ada juga battle dance a.l.a Fast and Furious). Kereeen deh pokoknya! Tak lupa IDP mengharapkan feedback dari masyarakat musik yang sudah menonton video klip Hipnotis dengan mengadakan lomba blog tentang review video klip Hipnotis. Ini penting untuk melihat sejauh mana masyarakat musik menerima kehadiran seorang IDP di tengah persaingan musik nasional.

Agnes Monica Baru dengan adanya lomba blog tersebut saya tahu siapa sih IDP dari blog dan web doi. Baru tahu juga bahwa fans IDP adalah Teman TerINDAH. Saya cari-cari di Twitter, dan ketemu deh account @TemanTerINDAH. Dari Twitter pula saya tahu adanya persaingan antara fans IDP dengan Agnes. Apalagi kalau bukan karena fans Agnes (atau haters IDP lainnya) yang merasa IDP mengikuti gaya Agnes dalam hal dance sambil nyanyi plus dancer-nya. Padahal sebenarnya IDP tidak berniat mengikuti gaya Agnes. "Tuntutan" beat musik lah yang membuat IDP harus nge-dance juga. Tentu koreografi dance IDP beda dengan Agnes. Dan bagaimana pun mereka berdua memang berbeda, IDP dengan gaun budaya nasional kok dibandingkan Agnes yang pakai baju sexy a.l.a penyanyi internasional. Jelas beda kan? Memang sih beberapa kali IDP dan Agnes masuk di nominasi award dengan kategori yang sama. Ini juga menambah panas persaingan fans kedua artis. Sayang sekali fans seringkali tidak menggubris statement artis pujaannya. Ya, artis yang dianggap saingan menyatakan bahwa mereka tidaklah bersaing, namun fans lah yang membuat panas suasana. Semakin panas lagi ketika IDP melakukan workshop ke Amerika Serikat untuk belajar koreografi dan mengasah skill nge-dance-nya. Belum lagi video klip Gerakkan Badanmu digarap dengan kerja sama musisi luar negeri. Lagipula seorang IDP menganggap Agnes sebagai panutannya (bisa dibilang "senior"nya di dunia musik). IDP hadir bukan untuk memusuhi dan bersaing dengan artis yang lebih dahulu melejit, namun untuk meramaikan dan memeriahkan blantika musik Indonesia.

Ternyata persaingan fans penyanyi/band sekeras suporter sepakbola. Saling ejek dan caci-maki tak terlepas dari tingkah mereka. Untungnya saya juga suporter sepakbola, jadi tahu kapan harus ngeladenin haters (yang sebenarnya secret admirer) dan kapan harus mendiamkannya. Cenderung biasa saja lah. Yang penting menikmati setiap perform artis idola kita sendiri saja. Kalau gak suka ya gak usah dilihat/matiin aja tivinya! Percuma saja sih diladenin, buang-buang tenaga/waktu saja. Anggap saja makian haters sebagai motivasi artis pujaan kita untuk menjadi lebih baik. Betul begitu temans? ;)

Maaf ye kalau tulisan ini kurang berkenan di hati temans yang membaca. Yang terkesan ataupun yang gak terima, silakan boleh komentar di bawah yeee... Bebaaasss!!! Sekian dan terima kasih. :)

We Are Teman TerINDAH
10 Komentator Blogger
Komentator Facebook

10 comments:

  1. semoga IDP jadi bintang kayak agnes yaa mas alif haha

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. hahaha...sepertinya lebih ke persaingan antar-fans... :D

      Delete
  3. saya juga nyesel IDP dihina terus ama fansnya AM, tapi moga2 hinaan itu menginspirasi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul, tinggal bagaimana kita menyikapinya... pilih use your head atau use your heart! :)

      Delete
    2. Hahahahaaa...mas alief bikin article kayak gini...lucuuuuu :D

      Delete
  4. Everyone has their own opinion. Haters and fans can't be united forever. Haters will hate you no matter how good you're, and fans will support you no matter how BAD you're -salam NIC

    ReplyDelete